Blog Tentang Materi Pelajaran Biologi, Fisika Dan Kimia

Friday, September 8, 2017

AKAR DAN PENJELASANNYA


Hai sahabat biofiki…??
Sesuai janji kemarin kita akan membahas satu persatu masalah tumbuhan dan kali kita akan membahas tentang akar.
Apa itu akar..???
Secara umum Akar adalah pondasi, penopang dan penyokong batang tumbuhan agar dapat berdiri dengan kokoh secara permanen.
Secara biologi tumbuhan masih dapat diselamatkan jika kondisi akarnya masih sehat walaupun daun dan rantingnya diserang berbagai macam penyakit. Karena pusat kehidupan bukan berasal dari bagian bagian tumbuhan seperti batang , daun, buah atau bunga melainkan akarnya. jadi untuk memusnakan sebuah tanaman kita harus membabat habis dulu akarnya. Karena kesuksesan sebuah tumbuhan dalam menghasilkan buah yang berkualitas baik selalu terkait dengan kesehatan akarnya.
Berikut kita jelaskan bagian bagian akar :
1. Tudung akar – Tudung akar adalah akar yang hidup dibagian ujungnya yang bernama Kaliptra yang memiliki sel jaringan parenkim yang didalamnya mengandung  sari tepung. Fungsi Kaliptra adalah menjaga dan merawat sistem kinerja nya sekaligus bertugas melembabkan akar agar tidak mengalami gesekan dengan partikel tanah. Daerah pengembangan sel akar yang berbeda fungsi. Jenis sel akar yang dimaksud adalah akar tumbuhan monokotil dan dikotil sebagai pembelahan sel untuk proses pertumbuhan akar selanjutnya sebagai daerah menetapnya rambut rambut akar
2. Inti akar – Inti akar adalah bagian akar yang berada pada pusat akar yaitu ditengah seputar bonggol akar. Inti akar terbagi menjadi dua bagian, terdiri dari:
  • Pembuluh tapis yang berfungsi membantu dan melancarkan proses fotosintesa
  • Pembuluh kayu yang berfungsi menyebarkan air dan nutrisi makanan menuju tulang daun
3. Rambut akar – Rambut akar mempunyai karakter unik yaitu berserabut tidak beraturan tetapi berstruktur halus yang melekat kuat pada kulit akar bagian luar yang berfungsi menyerap semua air dan garam mineral yang ada dikedalamam tanah.
 4. Batang akar – Batang akar adalah batang yang terletak ditengah tengah diantara pangkal akar dan ujung akar yang berkembang dan tumbuh bercabang cabang  dalam skala bentuknya yang kecil kecil.
5. Ujung akar – Bagian akar yang termuda dan seperti tunas yang terus menerus mengalami pertumbuhan dan pergantian akar baru pada waktu yang sudah menjadi ketentuan sel akar.
Fungsi akar pada tumbuhan
  • Sebagai pondasi berdirinya batang pohon
  • Tempat menyerap air dan segala nutrisi unsur hara yang terkandung didalam tanah, misalnya garam mineral
  • Tempat menyuplai jenis hormon pada tumbuhan dalam pertumbuhan batang dan ranting
  • Tempat menyimpan cadangan makanan bagi pertumbuhan
Sifat sifat dari akar
  • Mengalami pertumbuhan dan perubahan ukuran secara bertahap dan konsisten
  • Ruang gerak proses pertumbuhan akar selalu berkaitan dengan gravitasi bumi .Kondisi akar selalu berwarna seperti tanah dan bahkan bias lebih pucat dikarenakan akar tidak mengalami proses fotosintesis.
tumbuhan mampu menyimpan cadangan nutrisi dan air dalam serat yang ada pada akarnya, Serat akar berguna menahan dan menyimpan jumlah nutrisi sampai musim kemarau tiba, sehingga tumbuhan tidak akan kekurangan makanan. Akar yang dimiliki biasa disebut sebagai akar pokok, akar cabang atau akar Hipokotil.
  • Korteks – Koteks dikontrol dan disusun oleh bantuan sel parenkim yang memiliki dinding ari atau tipis. Selnya tidak berbentuk padat yang akhirnya memungkinkan air serta nutrisi makanan berjalan kearah korteks tanpa melewati jaringan sel tumbuhan.
  • Endodermis – Endodermis adalah lapisan sel yang menyusun batasan batasan gerak korteks dengan stele (perisikel). Dinding sel endodermis mempunyai beberapa lapisan suberin dan lignin yang mempunyai kecenderungan impermeael. Fungsi utamanya adalah membawa dan mengarahkan garam mineral kedalam stele.
  • Stele (selinder pembuluh) – Stele mempunyai pembuluh dan jaringan pelengkap. Pada bagian terluar Stele mempunyai beberapa sel perisikel yang mempunyai kemampuan membelah diri dan tumbuh membesar cepat untuk membentuk cabang akar lateral. Pada bagian dalamnya Stele mempunyai pembuluh jaringan xilem dan floem pada floem berbentuk mirip bintang laut karena adanya benjolan yang menonjol keluar yang radial dari wilayah pusat kearah perisekel, Sedangkan floem berada didalam benjolan xilem. Pada akar tumbuhan dikotil selalu ditemukan jenis susunan jaringan pembuluh tersebut.
  • Epidermis – Epidermis adalah jaringan penting yang terletak pada lapisan terluar. Berfungsi sebagai benteng pertahanan jaringan organ penting tubuh. Jaringan epidermis tidak memiliki lapisan  lebih dari satu, maka dari itu jaringan epidermis tumbuhan terdapat kutikula.
Pembagian akar secara biologi

Berikut adalah penjelasan mengenai bagian bagian akar secara biologi yang terbagi menjadi struktur batang dikotil dan monokotil :
1. Akar Serabut (monokotil karena tumbuhan berkeping satu)
Akar serabut mempunyai karakter akar yang berbentuk serabut tidak beraturan tetapi memiliki rongga untuk berinteraksi dengan oksigen diudara. yang berukuran kecil sama dengan ukuran batang tumbuhannya. Akar serabut yang hanya dimiliki oleh tumbuhan monokotil, yang fungsinya  Memperkokoh dan menjadi pondasi berdirinya batang pohon Contohnya tumbuhan padi dan kelapa atau tanaman hasil cangkokan.
Ciri ciri akar serabut :
Berakar serabut
batang beruas ruas
Batang tidak mempunyai kambium
            Memiliki satu keping biji lembaga
            Tulang pada daun beerbentuk sejajar tidak menyirip ataupun menjari
Bagian bunga mempunyai jumlah 3 atau kelipatannya.
            Akar serabut terjadi karena akar primer merespon dan akar tumbuh dari jaringan batang di sekitar epicotyl.
            Akar serabut mempunyai anggota, Akar tombak, rambut akar, serabut akar, akar gasing, akar benang.
Akar serabut berdasarkan dari karakter dan fisiknya dapat digolongkan menjadi beberapa bagian lagi:
           Akar tombak (fusi form) – Jika  batangnya tumbuh melebar dibagian pangkalnya dan  diseluruh bagian ujung akar serabut berbentuk meruncing tajam. akar tombak berfungsi sebagai tempat cadangan makanan dan terdapat pada Lobak atau wortel (baca : manfaat cadangan makanan bagi tumbuhan)
           Akar gasing (Napi form) – Jika batang akar pangkalnya membesar dan melebar berbebtuk bulat telur, akar serabutnya akan berubah menjadi meruncing dan dapat digunakan sebagai cadangan makanan. Akar gasing terdapat pada bengkoang yang terbagi menjadi Akar benang (Fili form) batang akarnya berbentuk kecil kecil, berukuran teratur dan horizontal. ini ada pada tumbuhan kacang panjang
           Serabut akar – Serabut akar adalah gerombolan akar yang ada pada bonggol tumbuhan yang besar. Fungsinya tempat penopang dan pondasi berdirinya batang tumbuhan, sebagai penyerap air dan segala partikel mineral dari dalam tanah, mampu mencegah erosi tanah
2. Akar tunggang (dikotil karena tumbuhan berkeping satu)
Akar tunggang memiliki dua fase pertumbuhan terdiri dari fase pertumbuhan primer dan fase sekunder. Akar radikalnya menjadi akar tunggang yang bergabung dengan akar lateral, akar epidermis dan koteks.
Ciri ciri akar tunggang:
           Berakar tunggang
           Memiliki dua keping biji lembaga
           Tulang daun dan sumsumnya menyirip atau menjari
           Tidak mempunyai tudung akar
           Akar dan batang mempunyai kambium
           Batang bercabang cabang dan beruas ruas
           Kelopak bunga berjumlah 2,4 atau kelipatannya
           Pembuluh pengangkutnya teratur
           Tipe berkas pengangkut kolateral
Perbedaan akar monokotil dan dikotil
a. Kambium
           Akar dikotil mempunyai kambium bahkan dalam jumlah besar
           Akar monokotil tidak mempunyai kambium
b. Jumlah lengannya
           Akar monokotil mempunyai jumlah lengan proto xilem lebih dari 13 buah
           Akar dikotil mempunyai jumah lengan xilem  terbatas hanya berkisar 2 sampai 6 buah saja
c. Letak xilem
           Akar monokotil memiliki letak xilem dan floem berbentuk silang menyilangyang tersusun rapih
           Akar dikotil memiliki  xilem yang berada didaalam floem.
d. Empulur (pusat akar)
           Akar monokotil memiliki empulur
           akar dikotil tidak memiliki empulur
e. Persikel
           Akar monokotil mempunyai persikel dengan lapisan sel yang berdinding kuat dan kokoh
           Akar dikotil mempunyai persikel  dengan lapisan satu sel saja dan bercabang dengan ruas yang banyak
f. Batas ujung akar
•Pada akar monokotil batas ujung akarnya bisa terlihat jelas
•Pada akar dikotil batas ujung akar tidak terlihat
Jenis Jenis Akar
Terlepas dari fungsi akar serabut dan akar tunggang. Ada beberapa jenis jenis Akar lain  yang  juga memiliki keunikan dan fungsinya masing masing, diantaranya:
           Akar napas – Pertumbuhan akar napas yaitu tumbuhan yang keluar dari batangnya dan menjulur kebawah. Jenis tanaman ini ada yang menyembul kepermukaan tanah tetapi juga ada kecenderungan berada didalam tanah. Akar napas mempunyai banyak rongga dan celah yang berguna untuk keluar masuknya udara. Akar napas terdapat pada tumbuhan Bakau
           Akar gantung – Akar gantung tumbuh dari bagian atas batang dan tumbuh berkembang menuju permukaan tanah. Dapat berfungsi sebagai penyerapan oksigen dari udara. Pada saat akar telah menyentuh permukaan tanah akarnya akan menyerap air beserta garam mineral yang menyertainya. Akar gantung terdapat pada tumbuhan Beringin
           Akar penghisap – Akar penghisap adalah akar yang dapat menyerap dan menghisap sari makanan pada tumbuhan lain dengan cara menempel atau melekat pada batang pohon besar. Akar penghisap terdapat pada tumbuhan benalu
           Akar banir – Akar yang ada pada tumbuhan jenis tropik
           Akar pelekat – Akar pelekat tumbuh pada semua batang tumbuhan. Akar pelekat tumbuhan yang berbentuk panjang dan luas, berfungsi akarnya dapat melekat pada dinding atau tumbuhan lain tanpa mencuri sari makanan dari tumbuhan lain. Akar pelekat terdapat pada tanaman sirih
           Akar tunjang – Akar tunjang adalah akar yang tumbuh tegak lurus yang menyembul dari kedalaman tanah. Akar ini bernafas dengan menggunakan akarnya yang berongga dan terdapat banyak celah, memungkinkan masuknya oksigen bisa dalam jumlah yang banyak.
Penyebab Akar Mudah Menjadi Busuk
Akar membusuk dan menyebabkan tumbuhan mati adalah disebabkan oleh patogen jamur yang bernama basildiomycetes yang menyerang bagian akar. Akar yang mengalami penyerangan oleh jamur ini ketika tumbuhan dicabut rambut akarnya tidak ikut tercabut bersama akar utama yang masih rerbenam didalam tanah. Akar membusuk dan menimbulkan bau busuk juga bisa diakibatkan oleh jamur yang bernama Phytophthora yang menyebabkan tumbuhan menjadi layu pada daun daun mudanya dan tanah disekitarnya mengering dan padat.
Berikut adalah penjelasan mengenai penyebab akar mudah menjadi busuk :
           Jamur – Jamur adalah penyakit tumbuhan yang paling sering menyerang pada semua bagian tumbuhan seperti akar, batang, daun atau buah.
           Bakteri tumbuhan – Bakteri dapat hidup dan menyesuaikan dirinya pada wilayah apapun. Bakteri bisa hidup pada air, tanah, dan sebagainya. Bakteri dapat menyebabkan pembusukan akar,  pembusukan batang. Biasanya menyerang pada sistem pembuluh tapis batang
           Virus – Virus bisa dikategorokan sebagai parasit berbahaya karena mampu menginfeksi sel organisme dengan kecepatan yang lebiuh cepat dari penularan penyakit lewat jamur atu bakteri. Virus selalu dapat berekproduksi dalam material apapun bahkan pada suhu panas melebihi 200 derajat celsius. Virus mempunyai sistem selular untuk bereproduksi dan memperbanyak sel penyakit dengan dirinya sendiri.Tanaman yang terinfeksi virus akan menularkannya pada tanaman lain lewat angin atau udara menjadi virus amoeba. Amoeba adalah hewan yang sangat kecil hingga hanya dapat kita lihat jelas dengan menggunakan mikroskop elektro. Binatang bersel satu ini tidak memiliki bentuk fisik yang tetap karena semua bagian tubuhnya adalah berupa lendir. Amoeba tidak mempunyai bentuk tetapi memilkin unsur kehidupan seperti mampu berkembangbiak atau mempunyai cara sendiri dalam mengatur metabolimenya,inilah  yang membuatnya bisa tumbuh dan berkembang dengan pesat.