Hai sahabat biofiki…??
Sesuai janji kemarin kita akan
membahas satu persatu masalah tumbuhan dan kali kita akan membahas tentang
akar.
Apa itu akar..???
Secara umum Akar adalah pondasi,
penopang dan penyokong batang tumbuhan agar dapat berdiri dengan kokoh secara
permanen.
Secara biologi tumbuhan masih dapat
diselamatkan jika kondisi akarnya masih sehat walaupun daun dan rantingnya
diserang berbagai macam penyakit. Karena pusat kehidupan bukan berasal dari bagian
bagian tumbuhan seperti batang , daun, buah
atau bunga melainkan akarnya. jadi untuk memusnakan sebuah tanaman kita harus
membabat habis dulu akarnya. Karena kesuksesan sebuah tumbuhan dalam
menghasilkan buah yang berkualitas baik selalu terkait dengan kesehatan
akarnya.
Berikut kita jelaskan bagian bagian
akar :
1. Tudung akar – Tudung akar adalah akar yang hidup dibagian ujungnya yang
bernama Kaliptra yang memiliki sel jaringan
parenkim yang didalamnya mengandung
sari tepung. Fungsi Kaliptra adalah menjaga dan merawat sistem kinerja nya
sekaligus bertugas melembabkan akar agar tidak mengalami gesekan dengan
partikel tanah. Daerah pengembangan sel akar yang berbeda fungsi. Jenis
sel akar yang dimaksud adalah akar tumbuhan monokotil dan dikotil sebagai
pembelahan sel untuk proses pertumbuhan akar selanjutnya sebagai daerah
menetapnya rambut rambut akar
2. Inti akar – Inti akar adalah bagian akar yang berada pada pusat akar
yaitu ditengah seputar bonggol akar. Inti akar terbagi menjadi dua bagian,
terdiri dari:
- Pembuluh tapis yang berfungsi membantu dan melancarkan proses fotosintesa
- Pembuluh kayu yang berfungsi menyebarkan air dan nutrisi makanan menuju tulang daun
3. Rambut akar – Rambut akar mempunyai karakter unik yaitu berserabut tidak
beraturan tetapi berstruktur halus yang melekat kuat pada kulit akar bagian
luar yang berfungsi menyerap semua air dan garam mineral yang ada dikedalamam
tanah.
4. Batang akar – Batang akar adalah batang yang terletak ditengah tengah
diantara pangkal akar dan ujung akar yang berkembang dan tumbuh bercabang
cabang dalam skala bentuknya yang kecil kecil.
5. Ujung akar – Bagian akar yang termuda dan seperti tunas yang terus
menerus mengalami pertumbuhan dan pergantian akar baru pada waktu yang sudah
menjadi ketentuan sel akar.
Fungsi akar pada tumbuhan
- Sebagai pondasi berdirinya batang pohon
- Tempat menyerap air dan segala nutrisi unsur hara yang terkandung didalam tanah, misalnya garam mineral
- Tempat menyuplai jenis hormon pada tumbuhan dalam pertumbuhan batang dan ranting
- Tempat menyimpan cadangan makanan bagi pertumbuhan
Sifat sifat dari akar
- Mengalami pertumbuhan dan perubahan ukuran secara bertahap dan konsisten
- Ruang gerak proses pertumbuhan akar selalu berkaitan dengan gravitasi bumi .Kondisi akar selalu berwarna seperti tanah dan bahkan bias lebih pucat dikarenakan akar tidak mengalami proses fotosintesis.
tumbuhan mampu menyimpan cadangan
nutrisi dan air dalam serat yang ada pada akarnya, Serat akar berguna menahan
dan menyimpan jumlah nutrisi sampai musim kemarau tiba, sehingga tumbuhan tidak
akan kekurangan makanan. Akar yang dimiliki biasa disebut sebagai akar pokok,
akar cabang atau akar Hipokotil.
- Korteks – Koteks dikontrol dan disusun oleh bantuan sel parenkim yang memiliki dinding ari atau tipis. Selnya tidak berbentuk padat yang akhirnya memungkinkan air serta nutrisi makanan berjalan kearah korteks tanpa melewati jaringan sel tumbuhan.
- Endodermis – Endodermis adalah lapisan sel yang menyusun batasan batasan gerak korteks dengan stele (perisikel). Dinding sel endodermis mempunyai beberapa lapisan suberin dan lignin yang mempunyai kecenderungan impermeael. Fungsi utamanya adalah membawa dan mengarahkan garam mineral kedalam stele.
- Stele (selinder pembuluh) – Stele mempunyai pembuluh dan jaringan pelengkap. Pada bagian terluar Stele mempunyai beberapa sel perisikel yang mempunyai kemampuan membelah diri dan tumbuh membesar cepat untuk membentuk cabang akar lateral. Pada bagian dalamnya Stele mempunyai pembuluh jaringan xilem dan floem pada floem berbentuk mirip bintang laut karena adanya benjolan yang menonjol keluar yang radial dari wilayah pusat kearah perisekel, Sedangkan floem berada didalam benjolan xilem. Pada akar tumbuhan dikotil selalu ditemukan jenis susunan jaringan pembuluh tersebut.
- Epidermis – Epidermis adalah jaringan penting yang terletak pada lapisan terluar. Berfungsi sebagai benteng pertahanan jaringan organ penting tubuh. Jaringan epidermis tidak memiliki lapisan lebih dari satu, maka dari itu jaringan epidermis tumbuhan terdapat kutikula.
Pembagian akar secara biologi
Berikut adalah penjelasan mengenai
bagian bagian akar secara biologi yang terbagi menjadi struktur batang dikotil
dan monokotil :
1. Akar Serabut (monokotil karena
tumbuhan berkeping satu)
Akar serabut mempunyai karakter akar
yang berbentuk serabut tidak beraturan tetapi memiliki rongga untuk
berinteraksi dengan oksigen diudara. yang berukuran kecil sama dengan ukuran
batang tumbuhannya. Akar serabut yang hanya dimiliki oleh tumbuhan monokotil,
yang fungsinya Memperkokoh dan menjadi
pondasi berdirinya batang pohon Contohnya tumbuhan padi dan kelapa atau tanaman
hasil cangkokan.
Ciri ciri akar serabut :
Berakar serabut
batang beruas ruas
Batang tidak mempunyai kambium
Memiliki
satu keping biji lembaga
Tulang
pada daun beerbentuk sejajar tidak menyirip ataupun menjari
Bagian bunga mempunyai jumlah 3 atau
kelipatannya.
Akar
serabut terjadi karena akar primer merespon dan akar tumbuh dari jaringan
batang di sekitar epicotyl.
Akar
serabut mempunyai anggota, Akar tombak, rambut akar, serabut akar, akar gasing,
akar benang.
Akar serabut berdasarkan dari
karakter dan fisiknya dapat digolongkan menjadi beberapa bagian lagi:
• Akar
tombak (fusi form) – Jika batangnya
tumbuh melebar dibagian pangkalnya dan
diseluruh bagian ujung akar serabut berbentuk meruncing tajam. akar
tombak berfungsi sebagai tempat cadangan makanan dan terdapat pada Lobak atau
wortel (baca : manfaat cadangan makanan bagi tumbuhan)
• Akar
gasing (Napi form) – Jika batang akar pangkalnya membesar dan melebar berbebtuk
bulat telur, akar serabutnya akan berubah menjadi meruncing dan dapat digunakan
sebagai cadangan makanan. Akar gasing terdapat pada bengkoang yang terbagi
menjadi Akar benang (Fili form) batang akarnya berbentuk kecil kecil, berukuran
teratur dan horizontal. ini ada pada tumbuhan kacang panjang
• Serabut
akar – Serabut akar adalah gerombolan akar yang ada pada bonggol tumbuhan yang
besar. Fungsinya tempat penopang dan pondasi berdirinya batang tumbuhan,
sebagai penyerap air dan segala partikel mineral dari dalam tanah, mampu
mencegah erosi tanah
2. Akar tunggang (dikotil karena
tumbuhan berkeping satu)
Akar tunggang memiliki dua fase
pertumbuhan terdiri dari fase pertumbuhan primer dan fase sekunder. Akar
radikalnya menjadi akar tunggang yang bergabung dengan akar lateral, akar
epidermis dan koteks.
Ciri ciri akar tunggang:
• Berakar
tunggang
• Memiliki
dua keping biji lembaga
• Tulang
daun dan sumsumnya menyirip atau menjari
• Tidak
mempunyai tudung akar
• Akar
dan batang mempunyai kambium
• Batang
bercabang cabang dan beruas ruas
• Kelopak
bunga berjumlah 2,4 atau kelipatannya
• Pembuluh
pengangkutnya teratur
• Tipe
berkas pengangkut kolateral
Perbedaan akar monokotil dan dikotil
a. Kambium
• Akar
dikotil mempunyai kambium bahkan dalam jumlah besar
• Akar
monokotil tidak mempunyai kambium
b. Jumlah lengannya
• Akar
monokotil mempunyai jumlah lengan proto xilem lebih dari 13 buah
• Akar
dikotil mempunyai jumah lengan xilem
terbatas hanya berkisar 2 sampai 6 buah saja
c. Letak xilem
• Akar
monokotil memiliki letak xilem dan floem berbentuk silang menyilangyang
tersusun rapih
• Akar
dikotil memiliki xilem yang berada
didaalam floem.
d. Empulur (pusat akar)
• Akar
monokotil memiliki empulur
• akar
dikotil tidak memiliki empulur
e. Persikel
• Akar
monokotil mempunyai persikel dengan lapisan sel yang berdinding kuat dan kokoh
• Akar
dikotil mempunyai persikel dengan
lapisan satu sel saja dan bercabang dengan ruas yang banyak
f. Batas ujung akar
•Pada akar
monokotil batas ujung akarnya bisa terlihat jelas
•Pada akar dikotil batas ujung akar
tidak terlihat
Jenis Jenis Akar
Terlepas dari fungsi akar serabut
dan akar tunggang. Ada beberapa jenis jenis Akar lain yang
juga memiliki keunikan dan fungsinya masing masing, diantaranya:
• Akar
napas – Pertumbuhan akar napas yaitu tumbuhan yang keluar dari batangnya dan
menjulur kebawah. Jenis tanaman ini ada yang menyembul kepermukaan tanah tetapi
juga ada kecenderungan berada didalam tanah. Akar napas mempunyai banyak rongga
dan celah yang berguna untuk keluar masuknya udara. Akar napas terdapat pada
tumbuhan Bakau
• Akar
gantung – Akar gantung tumbuh dari bagian atas batang dan tumbuh berkembang
menuju permukaan tanah. Dapat berfungsi sebagai penyerapan oksigen dari udara.
Pada saat akar telah menyentuh permukaan tanah akarnya akan menyerap air
beserta garam mineral yang menyertainya. Akar gantung terdapat pada tumbuhan
Beringin
• Akar
penghisap – Akar penghisap adalah akar yang dapat menyerap dan menghisap sari
makanan pada tumbuhan lain dengan cara menempel atau melekat pada batang pohon
besar. Akar penghisap terdapat pada tumbuhan benalu
• Akar
banir – Akar yang ada pada tumbuhan jenis tropik
• Akar
pelekat – Akar pelekat tumbuh pada semua batang tumbuhan. Akar pelekat tumbuhan
yang berbentuk panjang dan luas, berfungsi akarnya dapat melekat pada dinding
atau tumbuhan lain tanpa mencuri sari makanan dari tumbuhan lain. Akar pelekat
terdapat pada tanaman sirih
• Akar
tunjang – Akar tunjang adalah akar yang tumbuh tegak lurus yang menyembul dari
kedalaman tanah. Akar ini bernafas dengan menggunakan akarnya yang berongga dan
terdapat banyak celah, memungkinkan masuknya oksigen bisa dalam jumlah yang
banyak.
Penyebab Akar Mudah Menjadi Busuk
Akar membusuk dan menyebabkan
tumbuhan mati adalah disebabkan oleh patogen jamur yang bernama basildiomycetes
yang menyerang bagian akar. Akar yang mengalami penyerangan oleh jamur ini
ketika tumbuhan dicabut rambut akarnya tidak ikut tercabut bersama akar utama
yang masih rerbenam didalam tanah. Akar membusuk dan menimbulkan bau busuk juga
bisa diakibatkan oleh jamur yang bernama Phytophthora yang menyebabkan tumbuhan
menjadi layu pada daun daun mudanya dan tanah disekitarnya mengering dan padat.
Berikut adalah penjelasan mengenai
penyebab akar mudah menjadi busuk :
• Jamur
– Jamur adalah penyakit tumbuhan yang paling sering menyerang pada semua bagian
tumbuhan seperti akar, batang, daun atau buah.
• Bakteri
tumbuhan – Bakteri dapat hidup dan menyesuaikan dirinya pada wilayah apapun.
Bakteri bisa hidup pada air, tanah, dan sebagainya. Bakteri dapat menyebabkan
pembusukan akar, pembusukan batang.
Biasanya menyerang pada sistem pembuluh tapis batang
• Virus
– Virus bisa dikategorokan sebagai parasit berbahaya karena mampu menginfeksi
sel organisme dengan kecepatan yang lebiuh cepat dari penularan penyakit lewat
jamur atu bakteri. Virus selalu dapat berekproduksi dalam material apapun
bahkan pada suhu panas melebihi 200 derajat celsius. Virus mempunyai sistem
selular untuk bereproduksi dan memperbanyak sel penyakit dengan dirinya
sendiri.Tanaman yang terinfeksi virus akan menularkannya pada tanaman lain
lewat angin atau udara menjadi virus amoeba. Amoeba adalah hewan yang sangat
kecil hingga hanya dapat kita lihat jelas dengan menggunakan mikroskop elektro.
Binatang bersel satu ini tidak memiliki bentuk fisik yang tetap karena semua
bagian tubuhnya adalah berupa lendir. Amoeba tidak mempunyai bentuk tetapi
memilkin unsur kehidupan seperti mampu berkembangbiak atau mempunyai cara
sendiri dalam mengatur metabolimenya,inilah
yang membuatnya bisa tumbuh dan berkembang dengan pesat.
